Al Quran Halaman 387
Halaman 387 dari 604
QS. Al-Qasas (28): 14
Dan setelah Musa cukup umur dan sempurna akalnya, Kami berikan kepadanya hikmah (kenabian) dan pengetahuan. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
QS. Al-Qasas (28): 15
Dan Musa masuk ke kota (Memphis) ketika penduduknya sedang lengah. Maka didapatinya di dalam kota itu dua orang laki-laki yang berkelahi; yang seorang dari golongannya (Bani Israil) dan seorang lagi dari musuhnya (kaum Fir’aun). Maka orang yang dari golongannya meminta pertolongan kepadanya untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya. Lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya itu. Musa berkata: “Ini adalah perbuatan syaitan. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang menyesatkan lagi nyata permusuhannya.”
QS. Al-Qasas (28): 16
Musa berdoa: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri, karena itu ampunilah aku.” Maka Allah mengampuninya. Sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
QS. Al-Qasas (28): 17
Musa berkata: “Ya Tuhanku, demi nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, aku sekali-kali tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa.”
QS. Al-Qasas (28): 18
Karena itu, jadilah Musa di kota itu merasa takut, menunggu-nunggu dengan khawatir akibat perbuatannya. Maka tiba-tiba orang yang meminta pertolongan kemarin berteriak meminta pertolongan kepadanya. Musa berkata kepadanya: “Sesungguhnya kamu benar-benar orang sesat yang nyata kesesatannya.”
QS. Al-Qasas (28): 19
Maka tatkala Musa hendak memegang dengan keras orang yang menjadi musuh keduanya, musuhnya berkata: “Hai Musa, apakah kamu bermaksud hendak membunuhku sebagaimana kamu kemarin telah membunuh seorang manusia? Kamu tidak bermaksud melainkan hendak menjadi orang yang berbuat sewenang-wenang di negeri ini, dan tiadalah kamu hendak menjadi salah seorang dari orang-orang yang mengadakan perdamaian.”
QS. Al-Qasas (28): 20
Dan datanglah seorang laki-laki dari ujung kota bergegas-gegas seraya berkata: “Hai Musa, sesungguhnya para pembesar negeri sedang berunding tentang kamu untuk membunuhmu. Sebab itu keluarlah dari kota ini, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang memberi nasihat kepadamu.”
QS. Al-Qasas (28): 21
Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut, menunggu-nunggu dengan khawatir. Dia berdoa: “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu.”


