Al Quran Halaman 243

Halaman 243 dari 604

QS. Yusuf (12): 64
Berkata Ya’qub: “Bagaimana aku akan mempercayakannya (Bunyamin) kepadamu, kecuali seperti aku telah mempercayakan saudaranya (Yusuf) kepada kamu dahulu? Maka Allah adalah sebaik-baik Penjaga dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang.”

QS. Yusuf (12): 65
Tatkala mereka membuka barang-barangnya, mereka menemukan kembali barang-barang penukaran mereka dikembalikan kepada mereka. Mereka berkata: “Wahai ayah kami, apa lagi yang kita inginkan? Ini barang-barang kita dikembalikan kepada kita, dan kami akan dapat memberi makan keluarga kami, dan kami akan dapat memelihara saudara kami, dan kami akan mendapat tambahan sukatan gandum seberat beban seekor unta. Itu adalah sukatan yang mudah bagi raja Mesir.”

QS. Yusuf (12): 66
Ya’qub berkata: “Aku sekali-kali tidak akan melepaskannya pergi bersama-sama kamu sebelum kamu memberikan kepadaku janji yang teguh atas nama Allah bahwa kamu pasti akan membawanya kepadaku kembali, kecuali jika kamu dikepung musuh.” Tatkala mereka memberikan janji mereka, maka Ya’qub berkata: “Allah adalah saksi terhadap apa yang kita ucapkan ini.”

QS. Yusuf (12): 67
Dan Ya’qub berkata: “Hai anak-anakku, janganlah kamu bersama-sama masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlainan. Namun demikian aku tidak dapat melepaskan kamu sedikit pun dari takdir Allah. Keputusan menetapkan sesuatu hanyalah hak Allah. Kepada-Nya-lah aku bertawakkal, dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri.”

QS. Yusuf (12): 68
Dan tatkala mereka masuk menurut yang diperintahkan ayah mereka, maka cara yang mereka lakukan itu tidaklah melepaskan mereka sedikit pun dari takdir Allah. Akan tetapi itu hanya suatu keinginan pada diri Ya’qub yang telah ditetapkannya. Dan sesungguhnya dia mempunyai pengetahuan karena Kami telah mengajarkan kepadanya. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

QS. Yusuf (12): 69
Dan tatkala mereka masuk ke tempat Yusuf, Yusuf membawa saudaranya (Bunyamin) ke tempatnya. Yusuf berkata: “Sesungguhnya aku ini adalah saudaramu, maka janganlah kamu berdukacita terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”