Al Quran Halaman 252
Halaman 252 dari 604
QS. Ar-Ra’d (13): 19
“Adakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.”
QS. Ar-Ra’d (13): 20
(Yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian.
QS. Ar-Ra’d (13): 21
Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya serta takut kepada hisab yang buruk.
QS. Ar-Ra’d (13): 22
Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, baik secara sembunyi maupun terang-terangan, serta menolak kejahatan dengan kebaikan. Orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan yang baik.
QS. Ar-Ra’d (13): 23
(Yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya, dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu.
QS. Ar-Ra’d (13): 24
(Sambil mengucapkan): “Salamun ‘alaikum bima shabartum.” Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.
QS. Ar-Ra’d (13): 25
Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh, memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam).
QS. Ar-Ra’d (13): 26
Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu dibanding dengan kehidupan akhirat hanyalah kesenangan yang sedikit.
QS. Ar-Ra’d (13): 27
Orang-orang kafir berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda mukjizat dari Tuhannya?” Katakanlah: “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya.”
QS. Ar-Ra’d (13): 28
(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.


