Al Quran Halaman 102

Halaman 102 dari 604

QS. An-Nisa’ (4): 148
Allah tidak menyukai ucapan buruk yang diucapkan dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

QS. An-Nisa’ (4): 149
Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan orang lain, maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa.

QS. An-Nisa’ (4): 150
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara keimanan kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: “Kami beriman kepada sebagian dan kami kafir terhadap sebagian yang lain,” serta bermaksud dengan perkataan itu mengambil jalan tengah di antara iman atau kafir,

QS. An-Nisa’ (4): 151
Merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan.

QS. An-Nisa’ (4): 152
Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka, kelak Allah akan memberikan kepada mereka pahalanya. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

QS. An-Nisa’ (4): 153
Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata: “Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata.” Maka mereka disambar petir karena kezalimannya. Dan mereka menyembah anak sapi sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami maafkan mereka dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata.

QS. An-Nisa’ (4): 154
Dan telah Kami angkat ke atas kepala mereka bukit Thursina untuk menerima perjanjian yang telah Kami ambil dari mereka. Dan Kami perintahkan kepada mereka: “Masuklah pintu gerbang itu sambil bersujud,” dan Kami perintahkan pula kepada mereka: “Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari Sabtu.” Dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh.