Al Quran Halaman 139

Halaman 139 dari 604

QS. Al-An’am (6): 91
Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya, di kala mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia.” Katakanlah: “Siapakah yang menurunkan kitab Taurat yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia? Kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan sebagian darinya dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapakmu tidak mengetahuinya.” Katakanlah: “Allah-lah yang menurunkannya.” Kemudian sesudah kamu menyampaikan Al-Quran kepada mereka, biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.

QS. Al-An’am (6): 92
Dan ini (Al-Quran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi, membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya, dan agar kamu memberi peringatan kepada penduduk Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al-Quran), dan mereka selalu memelihara sembahyangnya.

QS. Al-An’am (6): 93
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: “Telah diwahyukan kepada saya,” padahal tidak ada diwahyukan sesuatu pun kepadanya, dan orang yang berkata: “Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah.” Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya sambil berkata: “Keluarkanlah nyawamu.” Pada hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah perkataan yang tidak benar dan karena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.

QS. Al-An’am (6): 94
Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana Kami menciptakan kamu pada mulanya. Kamu tinggalkan di belakangmu di dunia apa yang telah Kami karuniakan kepadamu. Kami tidak melihat besertamu pemberi syafa’at yang kamu anggap sebagai sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah pertalian antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap sebagai sekutu Allah.