Al Quran Halaman 193
QS. At-Taubah (9): 37
Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu adalah menambah kekafiran. Disesatkan orang-orang kafir dengan mengundur-undurkan itu. Mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang lain, agar mereka dapat menyesuaikan dengan bilangan yang Allah haramkan. Maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. Syaitan menjadikan mereka memandang perbuatan mereka yang buruk itu. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.
QS. At-Taubah (9): 38
Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: “Berangkatlah untuk berperang di jalan Allah,” kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini dibandingkan dengan kehidupan di akhirat hanyalah sedikit.
QS. At-Taubah (9): 39
Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan menggantikan kamu dengan kaum yang lain. Dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikit pun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
QS. At-Taubah (9): 40
Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad), maka sesungguhnya Allah telah menolongnya. Yaitu ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya dari Mekah, sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua. Di waktu ia berkata kepada temannya: “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada Muhammad dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya. Dan Allah menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.