Al Quran Halaman 280
QS. An-Nahl (16): 111
(Ingatlah) suatu hari ketika tiap-tiap diri datang untuk membela dirinya sendiri, dan bagi tiap-tiap diri disempurnakan balasan apa yang telah dikerjakannya, sedangkan mereka tidak dianiaya (dirugikan).
QS. An-Nahl (16): 112
Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan dengan sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat. Tetapi penduduknya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.
QS. An-Nahl (16): 113
Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka seorang rasul dari mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya. Karena itu mereka dimusnahkan azab, dan mereka adalah orang-orang yang zalim.
QS. An-Nahl (16): 114
Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.
QS. An-Nahl (16): 115
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu memakan bangkai, darah, daging babi, dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah. Tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
QS. An-Nahl (16): 116
Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta: “Ini halal dan ini haram,” untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.
QS. An-Nahl (16): 117
(Itu adalah) kesenangan yang sedikit, dan bagi mereka azab yang pedih.
QS. An-Nahl (16): 118
Dan terhadap orang-orang Yahudi, Kami haramkan apa yang telah Kami ceritakan dahulu kepadamu. Dan Kami tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.


