Al Quran Halaman 97
Halaman 97 dari 604
QS. An-Nisa’ (4): 114
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh manusia memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.
QS. An-Nisa’ (4): 115
Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu, dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam. Dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.
QS. An-Nisa’ (4): 116
Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan sesuatu dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
QS. An-Nisa’ (4): 117
Yang mereka sembah selain Allah itu tidak lain hanyalah berhala, dan dengan menyembah berhala itu mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka.
QS. An-Nisa’ (4): 118
Yang dilaknati Allah, dan syaitan itu mengatakan: “Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bagian yang sudah ditentukan untuk saya.”
QS. An-Nisa’ (4): 119
“Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, dan menyuruh mereka memotong telinga-telinga binatang ternak, lalu mereka benar-benar memotongnya. Dan akan aku suruh mereka mengubah ciptaan Allah, lalu benar-benar mereka mengubahnya.” Barangsiapa yang menjadikan syaitan sebagai pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.
QS. An-Nisa’ (4): 120
Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
QS. An-Nisa’ (4): 121
Mereka itu tempatnya Jahannam, dan mereka tidak memperoleh tempat lari daripadanya.


